Monday, 26 March 2012

Turbo Pascal di Windows 7

Untuk mendukung pembelajaran struktur data, pembahaasannya menggunakan bahasa pemerograman pascal, namun karena turbo pascal 7.0 tidak melakukan pengembangan untuk bisa dijalankan di Windows 7, hanya bisa berjalan normal di Windows XP, maka perlu adanya aplikasi lain untuk supaya turbo pascal 7.0 bisa dijalankan di windows 7. Berikut cara instalasinya :
1. Pastikan anda telah memiliki aplikasi DOSBox versi 0.74, atau download disini 
2. Siapkan aplikasi Turbo Pascal 7.0

Tuesday, 20 March 2012

Pengenalan Struktur Data

Bagaimana cara mengatasi masalah implementasi program dengan komputer?

  • Pemahaman masalah secara menyeluruh dan persiapan data
  • Keputusan operasi-operasi yang dilakukan terhadap data
  • Penyimpanan data-data pada memori sehingga tersimpan dan terstruktur secara logis, operasinya efisien
  • Pengambilan keputusan terhadap bahasa pemrograman mana yang paling cocok untuk jenis data yang ada 

Thursday, 2 February 2012

Membuat Modul

Melanjutkan materi sebelumnya, dalam membuat aplikasi berikut kita akan bekerja dengan lebih dari satu form. Untuk lebih dapat mengefisienkan perintah program, bisa dalam projek ditambahkan sebuah modul.
Menambahkan form pada projek

Saturday, 21 January 2012

Stack (Tumpukan)


LINIER LIST
Suatu struktur data umum yang berisi suatu kumpulan terurut dari elemen; jumlah elemen di dalam list dapat berubah-ubah.

Linier list A yang terdiri dari T elemen pada waktu t, dinotasikan sebagai :
    A = [ A1, A2, ..., AT]
Jika T = 0, maka A disebut “Empty List” atau “Null List”

Suatu elemen dapat dihilangkan/dihapus dari sembarang posisi dalam linier list, dan dapat pula dimasukkan elemen baru sebagai anggota list.
Contoh :

Linked List

Dalam suatu linier list kita dapat melakukan operasi penyisipan atau penghapusan atas elemen-elemennya pada sembarang posisi.
Misalkan ada 1500 item yang merupakan elemen dari suatu linier list. Jika elemen ke-56 akan kita keluarkan, maka elemen ke-1 s/d elemen ke-55 tidak akan berubah posisinya pada linier list tersebut. Tetapi elemen ke-57 akan menjadi elemen ke-56, elemen ke-58 akan menjadi elemen ke 57 dst.

Selanjutnya jika kita sisipkan satu elemen pada posisi setelah elemen ke-41, maka elemen ke-42 s/d elemen ke-1500 akan berubah posisinya.
Untuk menyatakan keadaan diatas diperlukan suatu konsep yang berbeda dengan konsep sekuensial sebelumnya.